Langsung ke konten utama

7 Prinsip Kebahagiaan

 7 Prinsip kebahagiaan Versi Sayyidina Ali bin Abi Thalib Karromallahu wajha



SoBlog yang di rahmati Allah, masing - masing dari kita menerjemahkan arti kebahagiaan yang berbeda-beda, ada yang kebahagiaan di ukur dengan harta benda, ada kebahagiaan di ukur dengan tahta wanita, juga ada kebahagiaan di ukur dengan lain-lainya yang menurutnya bisa memuaskan hawa nafsunya. 

Namun tidak sedikit orang yang mengartikan kebahagiaan dikaitkan dengan tujuan hidupnya secara positif dan telah mencapai hampir sempurna kedekatanya dengan sang kholiq. Baik SoBlog, kali ini Saya ingin sharing 7 prinsip kebahagiaan menurut sayidina Ali karromallahu wajha, dan semoga kita semua setelah membaca artikel ini dapat menambah motivasi hidup kita untuk selalu bahagia dengan tolak ukur agama sebagai panutan juga tuntunan.

langsung saja SoBlog, yang pertama,

1. لاتكره احده مهما اخطأ في حقك
Jangan pernah membeci siapapun, meski mendzolimi hakmu. tentu pada poin ini sangat menuntut kesabaran kita SoBlog, lebih baik kita doakan orang orang yang mendzolimi kita ya SoBlog. In Sya Allah rencana sang pencipta lebih indah dan bersama orang orang yang sabar.

2. . لاتقلق أبدا مهما بلغت الهمو
Jangan panik meski deritamu memuncak. tidak mudah SoBlog dalam situasi seperti itu, Bisa di bilang satu dari seribu orang yang bisa melewati kondisi tersebut, namun demikian pada dasarnya hati manusia sebagai makhluk Allah, akan bisa menstabilkan kondisi tersebut tentunya hati-hati yang selalu di asar dengan berzdzikir mengingat Allah SWT.

3. ‎ عش في بساطة مهما علا شأنك 
Hiduplah sederhana meski statusmu/ pengkatmu tinggi. hal ini bisa dibilang mudah tidak mudah SoBlog, Yupz semakin tinggi kedudukan, tahta manusia dihadapan manusia banyak yang semakin kalah dengan Nafsu sayyiah-nya, Sehingga Akan terhasut dengan kenikmatan dunia tanpa di iringi rasa syukur pada sang pencipta, oleh karena itu Soblog yang dirahmati Allah, yuk setinggi apapun pangkat kedudukan kita, jangan lupa untuk selalu bersyukur.

4. توقع خيرا مهما كثر البلاء 
Berharaplah kebaikan meski ujianmu bertubi2. Yuzp, Allah lah yang maha tau yang terbaik untuk hamba nya, segala sesuatu ataa kehendaknya dan tidak akan menguji manusia diluar kemampuanya, yakinlah segala sesuatu pasti ada ibroh serta hikmah yang luar biasa. so tetap semangat dan optimis untuk yang lebih positif.

‎5.  أعط كثيرا ولو حرمت 
Berikan sebanyak yg kau punya meski kau sedang kesulitan. Maksut sederhananya kapanpun dalam kondisi apapun kita harus tetap istiqomah dengan kedermawanan kita Soblog. bisa jadi yang kita rasa kurang setelah kita berikan yang menurut kita kurang tersebut,  Dari arah yang tidak disangka akan Allah ganti dan lebih banyak.

6. إبتسم ولو القلب يقطر دما 
Senyumlah meski hatimu mengucurkan darah (karna terluka). Senyum dalam keadaan sakit hati memang sangat sulit SoBlog, tapi tidak ada salahnya Soblog bisa coba dalam kondisi tersebut tetap senyum, yang pasti saat hati kita sedang keruh, jika di imbangi dengan rasa tenang, berharap hanya kepada Allah, dan di tambah senyum in Sya Allah, Akan Allah beri petunjuk dan mudahkan.

7. لاتقطع دعاءك لأخيك المسلم بظهر الغيب 
Jangan hentikan doamu untuk saudaramu yg muslim dibelakangnya. yupz konsepnya ketika kita mendoakan orang lain hakikatnya Allah akan ijabah doa tersebut untuk kita terlebih dahulu. ketika kita mendoakan orang lain maka malaikat mendoakan dengan "aamiin laka".


Demikian SoBlog, Artikel singkat ini, semoga bisa memotivasi kita dan kita semua menjadi pribadi yang dalam kondisi apapun memautkan diri kita kepada Allah. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kiat meredam marah

  Sahabat Fillah, Marah kadang perlu diredam agar tidak berdampak jelek dan merusak. Bagaimanakah cara dan kiat-kiatnya meredam marah? Yuk simak berikut ini: 1- Membaca ta 'awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan  Kenapa sampai meminta tolong pada Allah agar dilindungi dari setan? Simak dalil dalil berikut, akan terlihat jelas bahwa marah bisa dari setan. Maka kita mengamalkan firman Allah dari ayat berikut, وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ “Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200) Sulaiman bin Shurod radhiyallahu ‘anhu berkata, كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَال...

Kisah "Detik"

Sobat Fillah, Alkisah seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup berdetak 31,104,000 kali selama setahun?"  "Hahh?", kata jam terkejut, "Mana sanggup saya?" "Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?" "Sebanyak itu? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?", jawab jam penuh keraguan. "Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam 3.600 kali? Banyak sekali itu", jawabnya dengan ragu. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam, "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Nah, kalau begitu, aku sanggup!", kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sangat luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti sebanyak 31.104.000 kali. Sobat Fillah, ...

Detik-Detik kelahiran Rasulullah SAW

  Al-Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-Syafi’i dalam kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal ‘Aalam hal. 61-67, Beliau menyebutkan : “Sesungguhnya pada bulan kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), pada saat hari-hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad sudah semakin dekat, Allah swt semakin melimpahkan berbagai macam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah, dimulai pada malam tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad saw; Pada malam tanggal 1: Allah swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa kepada Sayyidah Aminah, sehingga Beliau merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Pada malam tanggal 2: Datang seruan berita gembira kepadanya bahwa sebentar lagi dirinya akan mendapati anugerah agung yang luar biasa dari Allah swt. Pada malam tanggal 3: Datang seruan memanggil kepadanya, ”Wahai Aminah, sudah dekat saatnya engkau akan melahirkan Nabi Agung Ras...