Langsung ke konten utama

MEMAHAMI KEUTAMAAN DOA DUDUK DIANTARA DUA SUJUD

 


Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.. 

Soblog yang di rahmati Allah,


DOA yang terdapat dalam duduk diantara dua sujud tersebut ternyata memiliki keutamaan yang dahsyat jika kita mau merenungi dan meresapi isi yang terkandung di dalamnya. Asal tahu saja, kandungan yang ada dalam doa duduk diantara dua sujud sangat dibutuhkan oleh kita selaku manusia yang ingin kebaikan di dunia mapun di akhirat.

Jadikan shalat kita khusyu dengan memperhatikan dan memahami bacaan yang kita baca, diantaranya bacaan doa duduk diantara dua sujud sebagai berikut.


1). Robbighfirlii

Robbighfirlii memiliki arti “Ya Allah ampuni aku”. Dengan kalimat tersebut kita meminta agar Allah mengampuni diri kita dari segala dosa yang diperbuat. Karena sesungguhnya dosa akan menjadi penghalang rahmat Allah sekaligus menjadi penghalang besar terhadap jalan masuk menuju surga.


2). Warhamnii

Warhamnii memiliki arti “Sayangi aku”. Dengannya kita mengharapkan agar Allah selalu menyayangi diri kita meski masih belum sepenuhnya suci dari dosa.


3). Wajburnii

Kalimat yang selanjutnya adalah Wajburnii yang memiliki arti “Tutupilah aibku”. Karena sesungguhnya kita memiliki kekurangan yang tak ingin diketahui oleh orang lain. Dengan kalimat doa tersebut, kita berharap agar Allah menutupi kekurangan yang kita miliki.


4). Warfa’nii

Kalimat Warfa’nii memiliki arti “Angkatlah derajatku”. Dengan bantuan kalimat ini pula Allah akan segera meninggikan derajat kita. Bukan hanya untuk urusan dunia, namun juga untuk ditinggikan ketika kita bisa berada di sisiNya nanti.


5). Warzuqnii

Kalimat doa yang kelima adalah Warzuqnii yang berarti “Berilah aku rezeki”. Setiap manusia pasti menginginkan agar Allah menurunkan rezeki yang baik. Dengan kalimat doa ini, kita memohon agar Allah memberikan rezeki yang baik lagi berlimpah.


6). Wahdinii

Kalimat yang memiliki arti “Berilah aku petunjuk” tersebut menunjukkan betapa lemahnya kita dan berharap agar Allah memberikan petunjukNya karena tanpa petunjuk dariNya, hidup kita akan sesat.


7). Wa’afinii

Kalimat Wa’afinii berarti “Sehatkanlah aku”. Maksudnya adalah agar Allah memberikan kesehatan yang optimal kepada diri kita untuk nantinya dipakai beribadah. Terlebih lagi kesehatan merupakan nikmat yang terbesar selain nikmat iman.


8). Wa’fuannii

Memiliki pengertian “Maafkanlah aku”, kalimat ini menjadi penyempurna dari deretan doa yang dipanjatkan sebelumnya. Dengannya pula kita memohon agar catatan amalan yang jelek segera dihapus dan kekhilafan segera dimaafkan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kiat meredam marah

  Sahabat Fillah, Marah kadang perlu diredam agar tidak berdampak jelek dan merusak. Bagaimanakah cara dan kiat-kiatnya meredam marah? Yuk simak berikut ini: 1- Membaca ta 'awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan  Kenapa sampai meminta tolong pada Allah agar dilindungi dari setan? Simak dalil dalil berikut, akan terlihat jelas bahwa marah bisa dari setan. Maka kita mengamalkan firman Allah dari ayat berikut, وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ “Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200) Sulaiman bin Shurod radhiyallahu ‘anhu berkata, كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَال...

Kisah "Detik"

Sobat Fillah, Alkisah seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup berdetak 31,104,000 kali selama setahun?"  "Hahh?", kata jam terkejut, "Mana sanggup saya?" "Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?" "Sebanyak itu? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?", jawab jam penuh keraguan. "Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam 3.600 kali? Banyak sekali itu", jawabnya dengan ragu. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam, "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Nah, kalau begitu, aku sanggup!", kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sangat luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti sebanyak 31.104.000 kali. Sobat Fillah, ...

Detik-Detik kelahiran Rasulullah SAW

  Al-Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-Syafi’i dalam kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal ‘Aalam hal. 61-67, Beliau menyebutkan : “Sesungguhnya pada bulan kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), pada saat hari-hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad sudah semakin dekat, Allah swt semakin melimpahkan berbagai macam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah, dimulai pada malam tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad saw; Pada malam tanggal 1: Allah swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa kepada Sayyidah Aminah, sehingga Beliau merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Pada malam tanggal 2: Datang seruan berita gembira kepadanya bahwa sebentar lagi dirinya akan mendapati anugerah agung yang luar biasa dari Allah swt. Pada malam tanggal 3: Datang seruan memanggil kepadanya, ”Wahai Aminah, sudah dekat saatnya engkau akan melahirkan Nabi Agung Ras...