Langsung ke konten utama

Perilaku Yang Mencerminkan Beriman Kepada Malaikat Allah

 

Iman kepada malaikat merupakan yakin dengan sepenuh hati jika Allah SWT telah menciptakan malaikat sebagai makhluk ghaib yang diutus guna melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Orang yang senantiasa mengimani hal tersebut, akan menggunakan seluruh anggota tubuh atau anggota badan untuk tetap berusaha berhati-hati dalam berkata-kata dan berbuat di dalam kesehariannya.

Beberapa di bawah ini merupakan contoh perilaku yang mencerminkan beriman kepada malaikat-malaikat Allah SWT.

  1. Berkata dan berbuat jujur, karena di mana dan ke mana pun pasti malaikat akan senantiasa ada untuk mengawasi kita.
  2. Patuh dan taat terhadap hukum-hukum Allah SWT dan segala bentuk peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah.
  3. Melaksanakan tugas yang telah diemban kepada kita dengan rasa penuh tanggung jawab dan rasa ikhlas.
  4. Bertindak dengan hati-hati dan penuh perhitungan di segala bentuk perkataan dan perbuatan.
  5. Memiliki rasa empati dengan cara memberi bantuan terhadap orang yang sedang membutuhkan bantuan atau kepedulian sosial.
  6. Perilaku yang diwujudkan bisa menjadi suri tauladan untuk lingkungannya.
  7. Senantiasa untuk tetap berusaha dalam memperbaiki diri sendiri dari waktu ke waktu.
  8. Berusaha untuk sekuat tenaga dalam menghindari berbagai macam perbuatan atau perilaku buruk.
  9. Tidak bersikap sombong atau riya’ dalam berbuat kebaikan.
  10. Selalu berusaha untuk mencari dan memohon hidayah kepada Allah SWT.
  11. Bersyukur dengan cara banyak berbagi ilmu kepada sesama.
  12. Berusaha dengan maksimal guna mencari rezeki yang baik dan juga halal.
  13. Selalu memohon kepada Allah SWT untuk diselamatkan dalam menghadapi berbagai macam musibah dan huru hara dunia, maupun di saat terjadinya hari kiamat.
  14. Berusaha untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi kematian.
  15. Selalu berdoa sehingga bisa terhindar dari sakaratul maut (saat ajal menjemput kita)
  16. Selalu memohon kepada Allah SWT agar dilapangkan alam kuburnya dan diringankan dari siksa kuburnya.
  17. Selalu memiliki niat yang baik di dalam segala macam perbuatan, baik itu ucapan ataupun perbuatan.
  18. Menjauhi niat yang buruk, perkataan yang kotor maupun kasar, perbuatan yang jelek dan menjauhi perilaku tercela.
  19. Selalu memohon kepada Allah SWT agar bisa masuk surga dengan aman.
  20. Menciptakan kedamaian dan ketenteraman di dunia ini.

Semoga Allah SWT melindungi kita untuk tetap istiqomah dalam menjalankan setiap perintah dan larangan dari Allah SWT. Aamiin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kiat meredam marah

  Sahabat Fillah, Marah kadang perlu diredam agar tidak berdampak jelek dan merusak. Bagaimanakah cara dan kiat-kiatnya meredam marah? Yuk simak berikut ini: 1- Membaca ta 'awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan  Kenapa sampai meminta tolong pada Allah agar dilindungi dari setan? Simak dalil dalil berikut, akan terlihat jelas bahwa marah bisa dari setan. Maka kita mengamalkan firman Allah dari ayat berikut, وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ “Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200) Sulaiman bin Shurod radhiyallahu ‘anhu berkata, كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَال...

Kisah "Detik"

Sobat Fillah, Alkisah seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup berdetak 31,104,000 kali selama setahun?"  "Hahh?", kata jam terkejut, "Mana sanggup saya?" "Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?" "Sebanyak itu? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?", jawab jam penuh keraguan. "Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam 3.600 kali? Banyak sekali itu", jawabnya dengan ragu. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam, "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Nah, kalau begitu, aku sanggup!", kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sangat luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti sebanyak 31.104.000 kali. Sobat Fillah, ...

Detik-Detik kelahiran Rasulullah SAW

  Al-Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-Syafi’i dalam kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal ‘Aalam hal. 61-67, Beliau menyebutkan : “Sesungguhnya pada bulan kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), pada saat hari-hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad sudah semakin dekat, Allah swt semakin melimpahkan berbagai macam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah, dimulai pada malam tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad saw; Pada malam tanggal 1: Allah swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa kepada Sayyidah Aminah, sehingga Beliau merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Pada malam tanggal 2: Datang seruan berita gembira kepadanya bahwa sebentar lagi dirinya akan mendapati anugerah agung yang luar biasa dari Allah swt. Pada malam tanggal 3: Datang seruan memanggil kepadanya, ”Wahai Aminah, sudah dekat saatnya engkau akan melahirkan Nabi Agung Ras...