Langsung ke konten utama

Tatkala dirimu tak di hargai


Pejamkanlah mata anda rapat-rapat, tarik nafas dan hembuskan secara perlahan. Ingatlah ALLAH sentiasa ada disisi kita, Allah tidak pernah melupakan hambaNYA, Allah sangat menghargai hambaNYA yang berusaha bersungguh-sungguh mencari kebaikan.

Disaat senyumanmu tidak berbalas, ALLAH tahu keikhlasan senyumanmu itu. Disaat sapaanmu tidak berbalas, ALLAH tahu betapa kamu bersungguh-sungguh menyapanya. Disaat ajakanmu kearah kebaikan ditolak, ALLAH tahu betapa kamu ikhlas untuk berbagi pahala dengan mereka. Disaat kamu bertungkus lumus menyiapkan pekerjaanmu dengan niat ibadah walaupun tidak dihargai, ALLAH tahu betapa tingginya nilai pahalamu kerna niat ibadahmu.

Tips menghilangkan perasaan kecewa kerana tidak dihargai :

1) Bersabar dan berfikiran positif

Bersabarlah apabila kita mendapat reaksi dingin dari pihak lain. Mungkin apa yang kita usahakan tidak cukup bagus seperti mana yang dikehendaki. Teruskan berfikiran positif dalam setiap perbuatan kita, jangan hiraukan apa reaksi orang lain. Ingatlah tak mudah untuk puaskan hati semua orang. Apa yang penting. kita coba seikhlas dan sedaya mungkin dalam melaksanakan sesuatu perbuatan. Sama ada usaha kita dihargai atau tidak, terpulanglah kepada individu yang menilai. Apa yang penting ALLAH tahu dimana letaknya ikhlas kita dalam setiap tindakan.

2)  hindari bahan bacaan dan tontonan yang negatif

Pilihlah bahan bacaan dan tontonan yang berunsurkan ilmiah. Cara yang paling mudah ialah dengan"follow" blog dan twitter yang memaparkan "status" dan artikel yang baik serta memotivasikan diri. Sekurang-kurangnya apabila kita membacanya, Insyaallah akan terbit rasa syukur dalam diri kita atas nikmat yang dikurniakan ALLAH.

3) Perbanyakkan istighfar dan zikir

"Dan orang-orang lelaki yang banyak menyebut (mengingati) ALLAH dan orang-orang perempuan yang banyak menyebut (mengingati) ALLAH, maka ALLAH telah menyediakan untuk mereka keampunan dan ganjaran pahala yang besar." (Surah Al-Ahzab ayat 35)

Insyaalah dengan memperbanyakkan amalan berzikir kita akan memperolehi keredhaan ALLAH dan dapat merasai ketenangan dan kelazatan iman di dalam hati kita.

4) Sholat Sunah Tahajjud

Bangunlah pada sepertiga malam dan laksanakanlah solat Tahajjud. Tujuan utama solat Tahajjud adalah untuk menguatkan jiwa dan menjadi sumber ketenangan dalam menghadapi dugaan hidup. Solat sunat ini adalah antara amalan yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Usainya melaksanakan solat itu, maka bermunajat dan berdoalah kepada ALLAH. Luahkan apa sahaja masalah dan rasa kecewa dalam hati kita. Menangislah sepuas-puasnya. Berdoalah agar orang yang penting untuk kita itu dilembutkan hatinya supaya lebih menghargai usaha kita.

Akhir sekali, sentiasa mengingati ALLAH dan bersangka baiklah dengan takdir yang telah tersirat dalam hidup kita. Yakinlah pada ALLAH sebalik kesedihan yang dikurniakan pasti ada hikmahnya. Ingatlah walaupun orang sekeliling kita tak pernah menghargai kita tapi sesungguhnya ALLAH tidak pernah sedetik pun mempersiakan hambaNya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kiat meredam marah

  Sahabat Fillah, Marah kadang perlu diredam agar tidak berdampak jelek dan merusak. Bagaimanakah cara dan kiat-kiatnya meredam marah? Yuk simak berikut ini: 1- Membaca ta 'awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan  Kenapa sampai meminta tolong pada Allah agar dilindungi dari setan? Simak dalil dalil berikut, akan terlihat jelas bahwa marah bisa dari setan. Maka kita mengamalkan firman Allah dari ayat berikut, وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ “Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200) Sulaiman bin Shurod radhiyallahu ‘anhu berkata, كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَال...

Kisah "Detik"

Sobat Fillah, Alkisah seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup berdetak 31,104,000 kali selama setahun?"  "Hahh?", kata jam terkejut, "Mana sanggup saya?" "Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?" "Sebanyak itu? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?", jawab jam penuh keraguan. "Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam 3.600 kali? Banyak sekali itu", jawabnya dengan ragu. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam, "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Nah, kalau begitu, aku sanggup!", kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sangat luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti sebanyak 31.104.000 kali. Sobat Fillah, ...

Detik-Detik kelahiran Rasulullah SAW

  Al-Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-Syafi’i dalam kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal ‘Aalam hal. 61-67, Beliau menyebutkan : “Sesungguhnya pada bulan kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), pada saat hari-hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad sudah semakin dekat, Allah swt semakin melimpahkan berbagai macam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah, dimulai pada malam tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad saw; Pada malam tanggal 1: Allah swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa kepada Sayyidah Aminah, sehingga Beliau merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Pada malam tanggal 2: Datang seruan berita gembira kepadanya bahwa sebentar lagi dirinya akan mendapati anugerah agung yang luar biasa dari Allah swt. Pada malam tanggal 3: Datang seruan memanggil kepadanya, ”Wahai Aminah, sudah dekat saatnya engkau akan melahirkan Nabi Agung Ras...