Langsung ke konten utama

KEUTAMAAN BULAN DZULHIJAH



Awarahmatullahi wabarakatuh...

➡Di antara hikmah Allah adalah memuliakan sebagian waktu dari waktu yang lain. Dari sekian banyak jumlah hari dalam setahun, untuk siangnya Allah memilih sepuluh hari awal dari bulan Dzulhijah sebagai hari yang paling utama. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ العَمَلُ الصَالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْه فِي هَذِهِ الأيَّامِ العَشْر. قَالُوا: وَلَا الجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللَّه!! قَالَ: وَلاَ الجِهَادُ فِي سَبِيلِ الله، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ وَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

_“Tidaklah ada diantara hari hari dimana amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada sepuluh hari ini (awal bulan dzulhijjah).” Para sahabat bertanya “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seorang yang keluar membawa jiwa dan hartanya lalu ia tidak kembali lagi (mati syahid).”_ (HR. Bukhari: 969)

Imam Ibnu Rajab al-Hambali rahimahullah mengatakan:

لَكِنَّ فَرَائِضَ عَشْرِ ذِي الحِجَّةِ أَفْضَلُ مِنْ فَرَائِضِ سَائِرِ الأَعْشَارِ، وَنَوَافِلَهُ أَفْضَلُ مِنْ نَوَافِلِهَا

_“Namun, amalan-amalan wajib di sepuluh hari Dzulhijjah lebih utama daripada amalan-amalan wajib semua sepuluh hari bulan yang lain. Amalan-amalan sunnah di sepuluh hari ini pun lebih utama daripada amalan sunnah di sepuluh hari bulan yang lain.”_ (Fathul Bari’ Ibnu Rajab: 6/119 Cet. Dar Ibn Jauzi)

➡Diantara hal dan sebab yang menunjukkan serta menjadikan sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah ini lebih utama daripada hari-hari yang lain:

1️⃣ Allah subhanahu wata’ala bersumpah dengan malam-malamnya yang mulia. Allah berfirman:

وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرٍ

_"Demi waktu fajar dan malam yang sepuluh."_ (QS. Al-Fajr:1-2)

Sepuluh malam yang dimaksud adalah sepuluh malam di awal bulan Dzulhijjah menurut pendapat mayoritas ulama ahli tafsir dari salafus shalih. (Lihat: Tafsir Ibn Katsir: 8/390)

2️⃣ Sepuluh hari ini adalah hari-hari yang dikenal dan diberkahi, yang Allah subhanahu wata’ala mensyariatkan untuk mengingatnya dengan menyembelih binatang ternak yang telah direzekikan kepada kita. Allah berfirman:

لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَّعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُم مِّن بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ

_"Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang ditentukan atas rezeki yang telah Allah berikan kepada mereka berupa binatang ternak."_ (QS.Al-Haj:28)

Yang dimaksud dengan hari-hari yang ditentukan didalam ayat di atas adalah sepuluh awal bulan dzulhijah menurut jumhur ulama dan mayoritas ahli tafsir. (Lihat Tafsir Ibn Katsir: 5/415)

3️⃣ Sepuluh hari ini adalah penutup dari bulan bulan yang telah ditentukan dari bulan bulan hajisebagaimana Allah subhanahu wata’ala berfirman:

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَّعْلُومَاتٌ

_"Haji itu pada bulan-bulan yang telah ditentukan."_(QS.Al-Baqarah:197).

Bulan-bulan yang telah ditentukan itu adalah Syawal, Dzulqa’dah, dan sepuluh hari awal bulan Dzulhijah.

4️⃣Pada sepuluh hari ini terdapat hari Arafah yang mana Allah subhanahu wata’ala telah menyempurnakan agama ini pada hari tersebut sebagaimana firmannya:

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإِسْلاَمَ دِيناً

_"Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku dan telah Aku ridhai Islam itu sebagai agama bagimu."_ (QS.Al-Maidah: 3)

5️⃣Pada sepuluh hari ini terdapat hari Nahr yang dikenal dengan hari Hajil Akbar. Hari ini adalah hari yang paling agung di sisi Allah subhanahu wata’ala sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

أَعْظَمُ الأَيَّامِ عِنْدَ اللَّهِ يَوْمُ النَّحْرِ ثُمَّ يَوْمُ القَرِّ

_“Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah adalah hari Nahr dan hari Qarr (hari setelah hari Nahr)”_ (HR. Abu Dawud: 1765)

Berikut puasa yang dianjurkan;

PUASA DI BULAN ZULHIJJAH

1 Dzulhijjah = 22 Juli  2020
2 Dzulhijjah = 23 Juli 2020
3 Dzulhijjah = 24  Juli 2020
4 Dzulhijjah = 25  Juli 2020
5 Dzulhijjah = 26 Juli 2020
6 Dzulhijjah = 27  Juli  2020
7 Dzulhijjah = 28 Juli 2020
8 Dzulhijjah = 29 Juli 2020
9 Dzulhijjah = 30 Juli 2020

HARAM UNTUK MENJALANKAN PUASA 
10 Dzulhijjah = 31 Juli  2020
11 Dzulhijjah = 1 Agt 2020
12 Dzulhijjah = 2 Agt 2020
13 Dzulhijjah = 3 Agt 2020

NB :
_~ tanggal 22 Juli hingga 30 Juli 2020 disunahkan puasa dan perbanyak amal shaleh kerana pahalanya akan dilipat gandakan._

_~ Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijah = 29 Juli 2020_
_~ Puasa Arafah 9 Dzulhijah = 30 Juli 2020

_~Aidul Adha 10 Dzulhijjah = 31 Juli 2020_

~_tanggal  1/2/3/Agt 2020 adalah hari TASYRIK = HARAM PUASA_

ADAPUN INILAH NIAT PUASANYA

a. Puasa Tanggal satu sampai tanggal tujuh di bulan dzulhijjah

نويت صوم غد عن شهر ذى الححة سنة لله تعالى.

NAWAITU SHAUMA GHADIN 'AN SYAHRI DZIL HIJJAH SUNNATAN LILLAAHI TA'ALA.

Artinya : Saya niat berpuasa besok di bulan dzil hijjah sunnah karena Allah Ta'ala.

b. Puasa pada tanggal delapan (hari tarwiyah) di bulan dzulhijjah

نويت صوم غد عن التروية سنة لله تعالى.

NAWAITU SHAUMA GHADIN 'ANIT TARWIYATA SUNNATAN LILLAAHI TA'ALA.

Artinya : Saya niat berpuasa besok dari tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala.

c. Puasa pada tanggal sembilan ('arafah) di bulan dzulhijjah

نويت صوم غد عن عرفة سنة لله تعالى.

NAWAITU SHAUMA GHADIN 'AN 'ARAFATA SUNNATAN LILLAAHI TA'ALA.

Artinya : Saya niat berpuasa besok dari 'arafah sunnah karena Allah Ta'ala

By. Ahmad Masrur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Kiat meredam marah

  Sahabat Fillah, Marah kadang perlu diredam agar tidak berdampak jelek dan merusak. Bagaimanakah cara dan kiat-kiatnya meredam marah? Yuk simak berikut ini: 1- Membaca ta 'awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan  Kenapa sampai meminta tolong pada Allah agar dilindungi dari setan? Simak dalil dalil berikut, akan terlihat jelas bahwa marah bisa dari setan. Maka kita mengamalkan firman Allah dari ayat berikut, وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ ۚ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ “Dan jika setan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui.” (QS. Al-A’raf: 200) Sulaiman bin Shurod radhiyallahu ‘anhu berkata, كُنْتُ جَالِسًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَجُلاَنِ يَسْتَبَّانِ، فَأَحَدُهُمَا احْمَرَّ وَجْهُهُ، وَانْتَفَخَتْ أَوْدَاجُهُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” إِنِّي لَأَعْلَمُ كَلِمَةً لَوْ قَالَهَا ذَهَبَ عَنْهُ مَا يَجِدُ، لَوْ قَال...

Kisah "Detik"

Sobat Fillah, Alkisah seorang pembuat jam berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup berdetak 31,104,000 kali selama setahun?"  "Hahh?", kata jam terkejut, "Mana sanggup saya?" "Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?" "Sebanyak itu? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?", jawab jam penuh keraguan. "Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam 3.600 kali? Banyak sekali itu", jawabnya dengan ragu. Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam, "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Nah, kalau begitu, aku sanggup!", kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sangat luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti sebanyak 31.104.000 kali. Sobat Fillah, ...

Detik-Detik kelahiran Rasulullah SAW

  Al-Imam Syihabuddin Ahmad bin Hajar Al-Haitami Asy-Syafi’i dalam kitabnya An-Ni’matul Kubraa ‘Alal ‘Aalam hal. 61-67, Beliau menyebutkan : “Sesungguhnya pada bulan kesembilan kehamilan Sayyidah Aminah (bulan Rabi’ul Awwal), pada saat hari-hari kelahiran Baginda Nabi Muhammad sudah semakin dekat, Allah swt semakin melimpahkan berbagai macam anugerah-Nya kepada Sayyidah Aminah, dimulai pada malam tanggal 1 hingga malam tanggal 12 Bulan Rabi’ul Awwal malam kelahiran Baginda Rasulullah Muhammad saw; Pada malam tanggal 1: Allah swt melimpahkan segala kedamaian dan ketentraman yang luar biasa kepada Sayyidah Aminah, sehingga Beliau merasakan ketenangan dan kesejukan jiwa yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Pada malam tanggal 2: Datang seruan berita gembira kepadanya bahwa sebentar lagi dirinya akan mendapati anugerah agung yang luar biasa dari Allah swt. Pada malam tanggal 3: Datang seruan memanggil kepadanya, ”Wahai Aminah, sudah dekat saatnya engkau akan melahirkan Nabi Agung Ras...